Rabu, 01 Agustus 2018

author photo
Virus memang menjadi salah satu hal yang banyak dibenci pengguna gadget dan komputer. Terkadang, virus di smartphone (HP Android) juga sulit untuk menghilangkan, mencegah atau terhindar dari adanya virus.

Kemungkinan terbesar virus bisa masuk ke dalam smartphone ialah alasannya yaitu kelalaian pengguna itu sendiri, tak menjaga smartphone atau HP mereka dengan baik dari sumber-sumber yang jahat.

Jika smartphone sudah disisipi virus, maka ini tentu akan sangat berbahaya dan beresiko mirip data-data banyak yang hilang, akun berhasil dicuri kemudian dibobol dan masih banyak lagi hal-hal yang sangat tidak diinginkan yang lain.

Sistem operasi android memang salah satu sistem operasi perangkat mobile yang sering mengalami terjadi duduk masalah alasannya yaitu virus. Karena memang, banyak penjahat virus di luar sana lebih mengincar android dibandingkan dengan yang lain.

Jika kita sudah tahu virus itu berbahaya, lantas muncul pertanyaan di benak kita, bagaimana cara menjaga perangkat android kesayangan kita mirip smartphone atau tablet untuk terhindar dan tidak terkena oleh virus?

Cara semoga HP Android Tidak Terkena Virus

 Virus memang menjadi salah satu hal yang banyak dibenci pengguna gadget dan komputer Trik Jitu! 9 Cara semoga HP Android Tidak Terkena Virus

1. Hindari Aplikasi Pihak Ketiga

Pastikan kau untuk selalu mengunduh atau download aplikasi melalui layanan Google Play apabila kau ingin terhindar dari banyak sekali macam serangan virus yang jahat dan berbahaya. Banyak rujukan aplikasi dari pihak ketiga.

Mengunduh aplikasi dari sumber yang sembarangan, mirip mengunduhnya melalui file website tentu akan sangat rentan terkena oleh virus. Tetap unduh aplikasi di sumber yang terpercaya saja, mirip di Google Play Store.

Bahkan, sebelumnya Google Play Store juga sempat kebobolan oleh aplikasi-aplikasi jahat yang berisi virus. Namun, pihak Google sudah melaksanakan tindakan terkait terhadap hal tersebut semoga Google Play Store tetap aman.

2. Unduh dan Install Sistem Operasi Terbaru

Tentu akan ada banyak orang yang beranggapan atau berpikiran bila smartphone lawas memperbaharui sistem operasi, maka smartphone atau HP tersebut kinerjanya akan lemot. Ternyata itu yaitu sebuah mitos yang salah!

Melakukan pembaharuan terhadap sistem operasi justru memungkinkan semoga smartphone kalian memperoleh beberapa update teranyar dan tingkat keamanan (security) yang kian ditambahkan dan dikembangkan, mengingat seiring berjalannya waktu, teknologi kian canggih dan virus kian canggih.

Jadi, usahakan smartphone yang kau gunakan itu menerima pembaharuan sistem operasi terbaru ya!

3. Install Aplikasi Keamanan

Banyak aplikasi keamanan yang tersebar di Google Play Store, salah satu misalnya yaitu Anti Virus. Cukup install yang kau butuhkan saja, tidak perlu banyak-banyak alasannya yaitu bisa menghabiskan RAM.

Banyak aplikasi keamanan yang bisa kau pilih, mirip :
  • Avast!
  • AVG
  • Bitdefender
  • Kaspersky
  • dan masih banyak lagi yang lain

Tidak hanya mempunyai fitur untuk mengamankan smartphone, aplikasi semacam ini juga biasanya mempunyai fitur-fitur yang penting mirip backup data, membersihkan cache dan mempunyai fitur dalam mengunci aplikasi sebagai salah satu bentuk privasi.

4. Hindari Aplikasi yang Mencurigakan

Saat menemukan aplikasi yang tidak dikenali di Google Play Store dan tiba-tiba muncul, sebaiknya jangan install aplikasi tersebut, alasannya yaitu bisa saja aplikasi tersebut yaitu aplikasi bentukan yang di dalamnya sudah dimasuki oleh virus.

Sekarang banyak virus yang menyamar menjadi aplikasi bajakan atau game bajakan. Memang terlihat mirip asli, namun tentu ada perbedaan dengan aplikasi yang orisinil dibandingkan dengan aplikasi yang bajakan.

5. Mengaktifkan Fitur atau Fungsi Keamanan

Di dalam smartphone dengan sistem operasi android bekerjsama sudah ada fitur keamanan yang mana di dalamnya bisa melaksanakan filter terhadap aplikasi yang berbahaya yang mana akan atau hendak diinstal ke dalam smartphone.

Cara mengaktifkan fitur ini cukup mudah, masuk ke sajian pengaturan (settings) dan pilih keamanan (security) selanjutnya untuk melaksanakan centang (check list) sajian verify apps.

6. Jangan Pilih Auto Connect Wi-Fi

Wi-Fi merupakan suatu jaringan publik yang mana memungkinkan bagi siapa saja atau pengguna bisa masuk ke dalam jaringan Wi-Fi tersebut selama tersambung. Nah, terkadang muncul masalah.

Biasanya ada Wi-Fi yang mencurigakan atau memang terkadang tak mencurigakan sama sekali, namun kalian bisa tersambung atau terhubung ke Wi-Fi tanpa memakai password. Nah ini bisa dimanfaatkan oleh si pemilik Wi-Fi untuk melihat riwayat smartphone kalian!

Karena memang pada dasarnya, ketika kau memakai Wi-Fi, semua riwayat yang kau lakukan di smartphone bisa dilacak oleh si pemilik Wi-Fi. Jadi, lebih baik gunakan paket data saja untuk lebih mengoptimalkan keamanan smartphone kalian.

7. Browsing Harus Lebih Hati-hati

Seringkali ketika kita sedang browsing untuk mencari informasi di internet ketika membuka website atau blog, tiba-tiba keluar pemberitahuan atau notifikasi absurd untuk memaksa menginstall aplikasi.

Biasanya notifikasi tersebut mempunyai tujuan, seperti, perangkat kau terkena virus, install aplikasi ini sekarang. Biasanya, kau akan disuruh untuk install dan diberi tenggat waktu atau durasi untuk melaksanakan install aplikasi.

Apabila mengalami hal yang serupa, janganlah panik dan jangan menekan OK untuk install aplikasi tersebut. Untuk mengantisipasi hal itu, keluar dari browser dengan menekan tombol home dan clear recent app.

Untuk menghindari hal yang serupa, jangan pernah terusan website semacam itu lagi. Ingat-ingat nama website-nya apa semoga kau tak lagi terjerumus ke dalam mangsa yang empuk bagi si penjahat tersebut.

8. Sebelum Download, Lihat Developer Aplikasinya

Memang sempat ada banyak aplikasi palsu yang bertebaran, ibarat aplikasi orisinil di Google Play Store. Bagi yang ingin tahu atau cek orisinil atau palsu, cek terlebih dahulu siapa pengembang (developer) aplikasi tersebut.

Apabila memang sumber developer terpercaya dan mempunyai centang terverifikasi, maka itu aman. Namun bila ada aplikasi yang tiba-tiba muncul, gres beberapa ribu unduh dan hampir mirip mirip aplikasi orisinil serta tak ada centang verifikasi, maka perlu berhati-hati.

Jadi, sebelum mengunduh, cek terlebih dahulu atau perhatikan nama pengembang aplikasi atau game tersebut. Jangan pernah terkecoh dengan thumbnail dan nama aplikasi yang ditampilkan.

9. Bacalah Review Aplikasi

Walau memang poin terakhir yang satu ini sering diabaikan, ternyata review aplikasi juga menunjukkan manfaat yang lebih dari poin yang sudah ada di atas. Di fitur review aplikasi ini, kau bisa membaca pengalaman pengguna atau orang-orang yang sudah mengunduh aplikasi dan menjajalnya.

Jika ratingnya jelek, maka urungkanlah niat alasannya yaitu aplikasi dan game bisa saja tak menunjukkan manfaat hanya menciptakan kuota dan memakan RAM saja. Pastikan juga kondusif untuk diunduh apabila kau memang ngotot ingin mempunyai aplikasi atau game tersebut.

Kesimpulan

Banyak celah atau kerentanan yang bisa menciptakan virus kapan saja dan di mana saja masuk ke dalam smartphone kamu. Banyak hal sepele yang tak terduga dan mungkin belum kau tahu bagaimana proses cara masuk virus ke dalam smartphone.

Apabila banyak sekali cara sudah dilakukan dan virus tidak bisa hilang, maka jalan atau langkah terakhir melaksanakan factory reset, yang cukup riskan alasannya yaitu menghapus banyak sekali data keseluruhan di smartphone kamu.

Jadi, demi kebaikan bersama antara pengguna dan smartphone itu sendiri, jagalah smartphone sebaik mungkin. Berikan pengamanan yang maksimal. Jika sudah terkena virus, kau sendiri yang akan kelabakan. Jangan disepelekan kawan!

This post have 0 komentar


EmoticonEmoticon

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Next article Next Post
Previous article Previous Post