Rabu, 01 Agustus 2018

author photo

Tips Hemat Baterai di MIUI 9


  1. Kurangi penggunaan aplikasi yang tidak penting. Penggunaanaplikasi yang terlalu banyak pastinya membutuhkan daya yang lebih banyak, olehnya itu pastikan hanya menginstal aplikasi yang memang benar2 penting dan sering digunakan. Untuk mensiasati kebutuhan terhadap aplikasi yang jarang dipakai tersebut, kita sanggup menginstal App Backup biar apk app masih tersimpan dan sanggup diinstal ketika dibutuhkan.
  2. Jangan sering lakukan Clear Cache. Cachepada dasarnya ialah data dari aplikasi yang tersimpan pada memory cache. Pada dikala membuka aplikasi, cache inilah yang di load oleh system. Nah, kalau cache masih tersimpan tentu saja system HH tinggal mengakses data yang ter-cache sehingga tidak memberatkan kerja processor untuk me-load secara online melalui aplikasi tersebut. Dengan demikian, hal ini akan meringankan kerja processor sekaligus sanggup menghemat penggunaan daya.
  3. Aplikasi yang masih dipakai sebaiknya masih tersimpan di recent app Mirip dengan pembahasan pada nomor 2, recent app menyimpan aplikasi yang masih terbuka sehingga HH dengan mudaj sanggup kembali mengakses aplikasi tanpa harus me-load dari awal.
  4. Nonaktifkan nada dan getar pada keyword dan sentuhan, Halini juga merupakan satu cara untuk menghemat penggunaan daya baterai pada Redmi 4X sebab getaran dan nada tombol maupun sentuhan membutuhkan daya tersendiri.
  5. Atur prioritas jaringan Pengaturan prioritas jaringan juga menjadi salah satu faktor penting yang memilih tingkat konsumsi daya. Oleh sebab itu, atur prioritas jaringan sesuai dengan batas maksimal ketersediaan jaringan/siny di lokasi masing-masing. Artinya, kalau di lokasi teman-teman belum tercover 4G, sebaiknya jangan atur prioritas 4G pada HH. Ibaratnya hanya akan memboroskan energi untuk mencari apa yang bergotong-royong tidak ada.

  1. Perhatikan tekhnik pengecasan yang sempurna dan aktifkan Power Saver Sebaiknya lakukan pengecasan pada kondisi HH tidak aktif biar sanggup menjaga kualitas baterai. Disamping itu, sebaiknya lakukan pengecasan hanya ketika daya sudah berada di titik kritis (15-20%). Pada dikala pengecasan sudah mencapai 100% segera lepas HH dari chargeran. Hindari melaksanakan pengecasan sebelum tidur, biar tingkat pengisian sanggup dimonitor. Hal ini selain untuk menjaga umur dan kualitas baterai juga untuk memelihara akurasi kalibrasi daya. 

This post have 0 komentar


EmoticonEmoticon

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Next article Next Post
Previous article Previous Post