Rabu, 01 Agustus 2018

author photo
Di zaman yang menyerupai ini, siapa yang tak kenal dengan haeadset, earphone dan sejenisnya? Ya, perangkat tersebut dikala ini tampaknya sudah menjadi salah satu hal yang sama sekali tak bisa dilepaskan dari para pecinta musik dan penikmat audio yang lain.

Headset bisa menawarkan suatu privasi yang jauh lebih baik, dibandingkan harus memakai speaker besar yang mana bisa mengganggu orang-orang di sekitar atas kebisingan yang kita lakukan. Maka, headset menjadi pilihan utama untuk menikmati lagu secara individu.

Headset itu sendiri juga kini bukan suatu barang yang lagi baru, sejak radio dan pemutar music portable sudah mulai diperkenalkan dan booming, sampai banyak dipergunakan dan di dikala itulah headset ikut memperlihatkan perkembangannya.

Perangkat ini sendiri juga sudah terdiri atas aneka macam macam jenis dan juga tipe, tentunya dengan harga yang berbeda-beda alias bervariasi. Headset yang murah bisa kita dapatkan dengan harga Rp 10 ribu saja. Sementara yang mahal bisa mencapai sampai jutaan rupiah dengan tentunya didukung kualitas yang luar biasa.

Perangkat ini memang sangat praktis, lantaran dengan memakai alat ini bisa di mana saja dan kapan saja, tanpa harus mengganggu orang lain. Akan tetapi, penggunaannya yang terlalu usang juga ternyata bisa membahayakan!

Bahaya Menggunakan Headset Terlalu Lama

 perangkat tersebut dikala ini tampaknya sudah menjadi salah satu hal yang sama sekali tak  Awas! 13 Bahaya Menggunakan Headset Terlalu Lama

1. Kerusakan Permanen Terhadap Telinga

Hal ini bisa terjadi jikalau pendengaran sudah tak lagi berpengaruh dalam menanggung beban bunyi keras yang dihasilkan dari earphone yang mana eksklusif terhubung dengan lubang telinga.

Biasanya, hal ini akan terjadi pada mereka yang mana mempunyai usia yang masih muda atau sudah remaja.

2. Kerusakan Otak

Gelombang elektromagnetik dari penggunaan headset atau earphone ini juga diduga mempunyai dampak terhadap listrik otak. Terbukti, gelombang elektromagnetik ini mempunyai dampak terhadap listrik otak pada tikus. [1]

Akan tetapi, sampai dikala ini, masih belum diketahui secara niscaya seberapa besar imbas atau dampak yang ditimbulkan dari gelombang elektromagnetik tersebut pada otak manusia. Akan tetapi, yang jelas, kita harus tetap waspada.

3. Membuat Telinga Mendengung

Bahaya memakai headset yang terlalu usang ini bisa menciptakan atau menyebabkan pendengaran menjadi mendengung. Telinga yang mendengung tentu menciptakan kita merasa tak nyaman dengan pendengaran kita.

Hal ini sangat menyerupai dikala kita sedang melaksanakan suatu perjalanan yang jauh atau dikala sedang melaksanakan perjalanan dengan memakai pesawat. Hal ini terasa menyerupai terjadi perubahan tekanan udara yang ada di sekitar kita.

Untuk mengatasi hal tersebut, cukup gampang dilakukan untuk kita dengan cara menahan napas sembari dengan memencet hidung. Setelah itu, tiup sambil tetap memencet hidung. Maka, pendengaran yang terasa mendengung ini akan pulih kembali.

4. Tak Awas dengan Keadaan di Lingkungan Sekitar

Bahaya memakai headset atau earphone yang terlalu usang yaitu kurang awas dengan keadaan atau lingkungan yang ada di sekitar. Menggunakan headset bisa menyebabkan perhatian kita akan terfokus pada bunyi yang keluar dari headset saja.

Dengan demikian, bisa menyebabkan diri kita menjadi tak awas dan cenderung mengabaikan dunia luar dan dunia yang ada di sekitar kita.

Dengan memakai headset, kita cenderung menjauh dari lingkungan sosial dan cenderung tak ingin melaksanakan interaksi dengan yang ada di lingkungan kita. Saat memakai headset yang terlalu lama, sama halnya sedang menutup pendengaran akan dunia luar.

5. Menyebabkan Kuman Masuk Melalui Telinga

Masalah yang lain yang tak kalah bahayanya yaitu kuman. Headset menjadi salah satu alat yang mana mempunyai kandungan basil tinggi.

Hal tersebut disebabkan lantaran headset menjadi salah satu alat yang sering diletakkan pada udara terbuka tanpa adanya pertolongan apapun dan jarang mengalami pencucian alias jarang dicuci. [2]

6. Gangguan Pendengaran

Jika kita memakai headset atau earphone, audio tentu akan eksklusif masuk ke telinga. Volume yang melebihi 90 desibel (satuan untuk mengukur intensitas suara), bisa menyebabkan terjadinya gangguan dan komplikasi pendengaran.

Semua orang yang memakai headset serta earphone ini mempunyai resiko yang lebih tinggi dari adanya gangguan pendengaran dan bahkan terjadi suatu komplikasi. Apabila mendengarkan lebih dari 100 desibel selama kurang lebih 15 menit lamanya, beresiko mengalami gangguan pendengaran.

Jadi, apabila memakai headset atau earphone, alangkah baiknya untuk menawarkan sedikit waktu kepada pendengaran untuk beristirahat dan tak mendengarkan musik dalam volume yang tinggi.

7. Infeksi Telinga

Apakah earphone atau headset kalian milik kalian sendiri atau malah membuatkan dengan orang lain? Tentu kita sesekali pernah membuatkan headset atau earphone dengan teman-teman atau keluarga.

Dengan proses membuatkan ini, bisa dengan gampang terjadi bisul telinga. Bakteri dari pendengaran orang yang berbeda bisa dengan gampang melaksanakan perjalanannya dengan cara melalui headset.

Jadi, jikalau memang kalian membuatkan headset, pastikan untuk membersihkannya atau tak lagi-lagi membuatkan kepada orang lain.

8. Saluran Udara yang Tertutup

Belakangan ini, perusahaan earphone dan headset memastikan jikalau kita akan memperoleh beberapa pengalaman kualitas audio yang jauh lebih baik.

Akan tetapi, dengan pengalaman audio yang baik tersebut ternyata mempunyai resiko terhadap kesehatan. Untuk bisa memperoleh pengalaman audio terbaik, kita diharuskan memasukkan earphone ke lubang telinga, yang mana kesannya tak ada jalan masuk udara.

Tentu, musik akan terdengar berkualitas, namun perlu dicatat, tanpa adanya jalan masuk udara. Resiko yang terjadi akan jauh lebih tinggi dari sekadar bisul telinga.

Pada kebanyakan masalah yang terjadi, orang yang memakai headset mempunyai lebih banyak kotoran pendengaran yang menghasilkan tinnitus (telinga yang mendengung), bisul telinga, sampai duduk kasus pendengaran. [3]

9. Nyeri Telinga Bagian Dalam

Orang yang terbiasa memakai headset atau earphone pada umumnya mengeluhkan terjadinya rasa nyeri yang terjadi di dalam telinga.

Seperti yang terjadi, ada beberapa bunyi asing yang berdengung di dalam pendengaran atau nyeri yang ada di titik pendengaran tertentu.

10. Kehilangan Pendengaran di Usia 20-an

Berdasarkan dari suatu penelitian yang sudah dilakukan, imbas atau dampak dari penggunaan alat tersebut secara hiperbola memang tak akan eksklusif terasa dalam waktu itu juga.

Kerusakan akhir penggunaan headset yang hiperbola ini gres akan muncul secara perlahan, yang mana biasanya imbas tersebut akan mulai terasa di usia 20-an. Di usia tersebut, si penderita akan mulai kehilangan pendengarannya.

11. Menyebabkan Tuli Sesaat

Terlalu usang dalam memakai headset atau earphone ini, selain bisa menyebabkan pendengaran mendengung dan tak nyaman, ternyata juga bisa menyebabkan terjadinya tuli sesaat.

Apabila terlalu sering dipergunakan dengan kuantitas bunyi yang besar, hal ini malah bisa menyebabkan kita mengalami tuli secara permanen. Usahakan biar penggunaan headset tersebut dibatasi dalam sehari, sehingga tak akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

12. Memperbesar Resiko Terjadinya Kecelakaan

Merupakan dampak terburuk dari adanya penggunaan alat ini secara usang atau secara berlebihan. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, memakai headset terlalu usang menyebabkan kita menjadi kurang awas dan cenderung mengabaikan dunia yang ada di sekitar.

Hal ini tentu bisa menyebabkan terjadinya kecelakaan, yang mana bisa terjadi janjkematian mendadak. Di dalam beberapa hasil statistik bisa memperlihatkan jikalau angka kecelakaan salah satunya disebabkan lantaran seseorang tak peduli dan tak awas dengan lingkungan yang di sekitar.

Hal ini dikarenakan orang tersebut sedang asyik dengan headsetnya sendiri, sehingga tak bisa fokus dan pada akhirnya menyebabkan terjadinya suatu kecelakaan yang sama sekali tak diinginkan.

13. Kelelahan pada Telinga

Beberapa orang yang memang pecinta audio menyebut hal ini dengan istilah ear fatigue. Kelelahan pada pendengaran menjadi kondisi di mana pendengaran terlalu banyak mendapat stimulus dari bunyi secara bersama dan secara terus-menerus.

Kelelahan ini juga bisa menyebabkan daun pendengaran yang menjadi perih dan terjadi rasa sakit. Hal ini yang selanjutnya juga bisa menyebabkan pendengaran menjadi tak nyaman dan agak sulit dalam menangkap gelombang suara.

This post have 0 komentar


EmoticonEmoticon

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Next article Next Post
Previous article Previous Post